C. Penyajian Algoritma dengan Flowchart
Algoritma dapat disajikan dalam berbagai bentuk. Diantaranya dengan
1. Bahasa sehari-hari
2. Flowchart
3. Pseudocade
Flowchart adalah gambar atau bagan alur yang menunjukkan langkah-langkah dalam sebuah proses atau program.
Dengan kata lain, flowchart membantu kita melihat urutan kerja dari awal sampai akhir secara lebih jelas dan teratur.
🧩 Tujuan Flowchart
Flowchart digunakan untuk:
-
Membantu memahami alur kerja suatu program atau kegiatan.
-
Mempermudah membuat dan membaca algoritma.
-
Menemukan kesalahan atau langkah yang belum tepat sebelum program dijalankan.
🧩 Tabel Simbol-Simbol Flowchart
| No | Nama Simbol | Bentuk Simbol (Deskripsi) | Fungsi / Kegunaan | Contoh Penggunaan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Terminator | 🔵 Oval (lonjong) | Menunjukkan awal (Start) dan akhir (End) dari suatu proses |
Mulai, Selesai |
| 2 | Proses | ⬛ Persegi panjang | Menunjukkan langkah atau kegiatan yang dilakukan |
Hitung luas, Rebus air |
| 3 | Input / Output | 🟧 Jajar genjang | Menunjukkan masukan (input) atau keluaran (output) dari program |
Masukkan angka, Tampilkan hasil |
| 4 | Decision (Keputusan) | 🔶 Belah ketupat (diamond) | Menunjukkan percabangan keputusan, biasanya dengan jawaban Ya / Tidak |
Apakah air panas? |
| 5 | Flow Line (Garis alur) | ➡️ Panah (→ atau ↓) | Menunjukkan arah jalannya proses atau urutan langkah |
Dari satu langkah ke langkah berikutnya |
| 6 | Connector | ⚪ Lingkaran kecil | Menunjukkan sambungan antar bagian flowchart yang terpisah | Menghubungkan alur dari satu halaman ke halaman lain |
📘 Kasus 1 Algoritma Menghitung Luas Persegi Panjang
-
Mulai
-
Masukkan panjang
-
Masukkan lebar
-
Hitung luas = panjang × lebar
-
Tampilkan hasil luas
-
Selesai
💡 Penjelasan
-
“Mulai” menunjukkan proses dimulai.
-
“Masukkan panjang dan lebar” adalah input data.
-
“Hitung luas” adalah proses perhitungan (mengalikan panjang dengan lebar).
-
“Tampilkan luas” adalah output hasil.
-
“Selesai” berarti program atau kegiatan sudah berakhir.
💡 Kasus 2: Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap
📘 Tujuan:
Siswa dapat membuat algoritma dan flowchart yang menggunakan percabangan (decision) untuk menentukan apakah suatu bilangan termasuk ganjil atau genap.
🔹 Langkah-Langkah Algoritma:
-
Mulai
-
Masukkan sebuah bilangan
-
Bagi bilangan dengan 2
-
Jika sisa bagi = 0, maka bilangan tersebut Genap
-
Jika sisa bagi ≠ 0, maka bilangan tersebut Ganjil
-
Tampilkan hasil
-
Selesai
🧠 Penjelasan
-
Percabangan digunakan untuk memilih dua kemungkinan hasil berdasarkan kondisi tertentu.
-
Dalam kasus ini, kondisi yang dicek adalah “apakah sisa bagi bilangan dengan 2 = 0?”
-
Jika ya, berarti bilangan genap.
-
Jika tidak, berarti bilangan ganjil.
-
B. ALGORITMA DAN KODING
B. ALGORITMA DAN KODING
Peserta didik mampu menjelaskan konsep algoritma dan memberikan contoh langkah-langkah penyelesaian masalah sehari-hari menggunakan urutan logis.
📘 A. Pengantar
1. Judul: “Manusia vs Robot”
Tujuan: Membuat siswa paham logika pemrograman tanpa komputer.
Langkah:
-
Bagi kelas jadi 2 kelompok.
-
Kelompok A berperan sebagai “programmer”, kelompok B sebagai “robot”.
-
Tantangan: buat “robot” berjalan dari pintu ke papan tulis.
Tapi “robot” hanya bisa mengikuti perintah seperti:-
“Langkah maju ”
-
“Belok kanan”
-
“Belok kiri”
-
-
Jika perintah salah, robot “error”! 😆
-
Diskusi: “Apa yang terjadi kalau perintahnya salah?”
(→ Itulah pentingnya logika dalam koding!)
Latihan: "Robot Siswa"
Instruksi:
Satu siswa berperan sebagai “robot”.
Siswa lain memberi instruksi langkah demi langkah (misalnya: ambil spidol, buka tutupnya, tulis kata “Halo” di papan).
Jika instruksi tidak jelas, “robot” tidak akan bisa melakukannya dengan benar.
👉 Tujuan: agar siswa memahami pentingnya berpikir sistematis dan membuat algoritma yang jelas.
Apa itu Koding?
· Koding adalah cara memberi perintah kepada komputer agar melakukan sesuatu yang kita inginkan.
🎯 Mengapa Ini Penting untuk Koding?
Koding adalah proses memberikan perintah yang berisi Algoritma (langkah-langkah) yang Anda pikirkan ke dalam bahasa yang dapat
dimengerti oleh komputer (bahasa pemrograman).
- Tanpa Dekomposisi: Anda akan kewalahan melihat seluruh
program sekaligus.
- Tanpa Pengenalan Pola: Anda akan terus mengulang kode yang sama
berkali-kali.
- Tanpa Abstraksi: Anda akan terjebak pada detail tidak
penting dan tidak bisa fokus pada logika program.
- Tanpa Algoritma: Komputer Anda tidak akan tahu langkah apa
yang harus dilakukan selanjutnya!
·
ü “Pernahkah kalian bermain game? Siapa yang membuat karakter di game itu bisa bergerak?”
ü “Bagaimana Google bisa menebak apa yang ingin kalian cari sebelum kalian mengetik selesai?”
ü “Kalau komputer tidak punya perasaan, bagaimana dia bisa ‘tahu’ apa yang harus dilakukan?”
ü “Kira-kira, kalau kalian bisa memberi perintah ke komputer, apa perintah pertama yang ingin kalian buat?”
Pengertian Coding dan Hubungannya dengan Pemrograman
🔹 Apa itu Coding?
Coding adalah kegiatan menulis perintah atau instruksi agar komputer dapat melakukan sesuatu sesuai keinginan kita.
Perintah itu ditulis menggunakan bahasa pemrograman, misalnya:
-
C++
Apa itu Pemrograman?
Pemrograman (programming) adalah proses yang lebih luas dari coding.
Pemrograman mencakup merencanakan, menulis, menguji, dan memperbaiki kode agar program bisa berjalan dengan baik.
Artinya, coding hanyalah salah satu bagian dari proses pemrograman.
🧩 Dalam pemrograman, ada beberapa tahapan:
-
Merancang apa yang ingin dibuat (misalnya game, kalkulator, animasi).
-
Menulis kode (coding).
-
Menjalankan dan menguji apakah program sudah benar.
-
Memperbaiki kesalahan (debugging).
-
Menyempurnakan program.
Kesimpulan
KORDING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL
KORDING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL
A. Berpikir komputasional
Selamat datang di dunia koding! Sebelum kita mulai menulis program, kita perlu melatih cara berpikir kita agar seperti seorang ilmuwan komputer. Cara berpikir inilah yang disebut Berpikir Komputasional (Computational Thinking).
Berpikir Komputasional bukan hanya tentang menggunakan komputer, tapi tentang menggunakan teknik dan pola pikir dari ilmu komputer untuk memecahkan masalah sehari-hari secara efisien dan logis.
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:
-
Menjelaskan pengertian berpikir komputasional.
-
Menyebutkan dan memahami empat komponen utama berpikir komputasional.
-
Mengidentifikasi contoh berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari.
💡 1. Apa Itu Berpikir Komputasional?
Berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah cara berpikir logis dan sistematis untuk memecahkan masalah yang dapat dilakukan oleh manusia maupun komputer.
Dengan berpikir komputasional, seseorang tidak hanya belajar menggunakan komputer, tetapi juga belajar berpikir seperti komputer — yaitu teratur, langkah demi langkah, dan efisien.
Tentu, berikut adalah materi berpikir komputasional yang bisa Anda gunakan untuk memulai pertemuan tentang koding. Materi ini dirancang agar siswa dapat memahami konsep dasar sebelum langsung masuk ke praktik koding. 🧠💻
💡 Berpikir Komputasional: Otak Seperti Komputer
Selamat datang di dunia koding! Sebelum kita mulai menulis program, kita perlu melatih cara berpikir kita agar seperti seorang ilmuwan komputer. Cara berpikir inilah yang disebut Berpikir Komputasional (Computational Thinking).
Berpikir Komputasional bukan hanya tentang menggunakan komputer, tapi tentang menggunakan teknik dan pola pikir dari ilmu komputer untuk memecahkan masalah sehari-hari secara efisien dan logis.
4 Pilar Utama
Berpikir Komputasional
Berpikir Komputasional
terdiri dari empat teknik utama yang saling melengkapi.
|
Pilar |
Deskripsi |
Contoh Sederhana
(Membuat Kue) |
|
Dekomposisi |
🍰 Memecah Masalah Besar: Menguraikan
masalah atau sistem kompleks menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah
dikelola. |
Memecah resep kue
menjadi langkah-langkah: menyiapkan bahan, mencampur, memanggang, menghias. |
|
Pengenalan Pola |
🔍 Mencari Kesamaan: Mengidentifikasi
kesamaan, tren, atau pola di dalam masalah yang lebih kecil. |
Menyadari bahwa
semua resep kue/roti memerlukan langkah dasar yang sama (campur bahan kering,
campur bahan basah, aduk). |
|
Abstraksi |
🎯 Fokus pada yang Penting: Menyaring
detail yang tidak relevan dan fokus hanya pada informasi utama yang penting
untuk memecahkan masalah. |
Mengabaikan merek
atau warna wadah, dan fokus hanya pada jumlah dan jenis bahan
yang dibutuhkan. |
|
Algoritma |
📋 Membuat Langkah-Langkah: Mengembangkan
serangkaian instruksi atau aturan langkah demi langkah yang
jelas dan terperinci untuk memecahkan masalah atau menyelesaikan tugas. |
Menuliskan urutan
langkah yang sangat spesifik dan berurutan untuk membuat kue (e.g., Pertama,
panaskan oven. Kedua, campur terigu dan gula. Ketiga,
masukkan telur. dst). |
Contoh dalam
Kehidupan Sehari-hari
- Menentukan rute ke sekolah → Dekomposisi (pecah langkah: keluar
rumah, belok kiri, lurus, dll.)
- Mengerjakan soal matematika → Algoritma (langkah-langkah penyelesaian
rumus).
- Menyusun jadwal belajar → Abstraksi (fokus pada mata pelajaran
penting).
- Mengenali tipe soal ujian yang sering
keluar → Pengenalan pola.
Cara Membuat Kolom Koran
Microsoft Word
Microsoft Word
Aplikasi perkantoran adalah kumpulan aplikasi/perangkat lunak yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas penyelesaian perkerjaan. Salah satu apalikasi yang digunakan adalah Microsoft Word.
Apa itu Microsoft Word?
Bayangkan kamu punya buku tulis ajaib yang bisa membuat tulisanmu jadi lebih rapi, menarik, dan mudah diubah. Nah, Microsoft Word itu seperti buku tulis ajaib yang ada di komputer atau laptopmu!
Mengapa Kita Perlu Belajar Microsoft Word?
- Membuat tugas sekolah: Mulai dari membuat laporan, makalah, sampai puisi, semua bisa dilakukan dengan Word.
- Mendesain undangan: Kamu bisa membuat undangan ulang tahun atau acara lainnya dengan gambar dan tulisan yang keren.
- Menulis cerita: Kalau kamu suka menulis cerita, Word bisa membantumu mengedit dan mempercantik cerita buatanmu.
- Bullet : Untuk menambahkan bullet dan berbagai tanda lainnya pada format listing.
- Numbering : Berfungsi menambahkan penomoran urut secara otomatis.
- Decease Indent : Untuk menggeser paragraph ke bagian kiri.
- Increase Indent : Untuk menggeser paragraph ke bagian kanan.
- Alignment Left : Membuat teks menjadi rata kiri.
- Alignment Center : Membuat teks menjadi rata tengah.
- Alignment Right : Membuat teks menjadi rata kanan.
- Justify : Membuat teks menjadi rata kanan kiri.
- Line and Paragraph : Mengatur dan menyesuaikan jarak antar baris.
- Shading : Untuk mengubah warna latar belakang teks.
- Border : Menambahkan garis tepi/border pada teks yang telah dipilih.
3. Clipboard : Ribbon group ini terdiri dari beberapa ikon yang umumnya berfungsi untuk mengcopy ataupun memindah elemen dalam dokumen.



















.svg.png)







