Materi Dasar Scratch
Scratch adalah sebuah bahasa pemrograman visual yang dirancang khusus untuk pemula.
Di sini, kita tidak perlu mengetik kode yang rumit, melainkan cukup menyusun blok-blok perintah
untuk membuat animasi, permainan (game), atau cerita interaktif.
Ingat: Belajar Scratch itu seperti bermain puzzle. Setiap potongan blok punya fungsi masing-masing untuk
menggerakkan karakter.
Scratch adalah aplikasi pemrograman visual yang digunakan untuk membuat:
- Animasi
- Game sederhana
- Cerita interaktif
Scratch dibuat oleh MIT (Massachusetts Institute of Technology).
➡️ Di Scratch, kita tidak mengetik kode, tetapi menyusun blok-blok perintah seperti puzzle.
Scratch memudahkan programmer dalam membuat program tanpa perlu khawatir dengan penulisan sintaksis karena tidak perlu menulis kode. Hanya dengan drag and drop blok blok kode yang sudah disediakan kemudian disusun dan membentuk sebuah logika yang bisa dijalankan sehingga menjadi program.
Bahasa pemograman ini di buat oleh MIT MEDIA LAB dari masschusetts Institute of Technology yang dirancang untuk anak umur 8 sampai 16 tahun. Meskipun begitu, setiap orang dari segala umur bisa menggunakan Scratch sebagai media pembelajaran. Bahasa pemograman ini bisa menjadi pilihan programer pemula untuk berlatih computational thinking.
🎯 B. Tujuan Belajar Scratch
Dengan belajar Scratch, siswa dapat:
- Berpikir logis (logika)
- Memecahkan masalah
- Berkreasi membuat animasi/game
- Mengenal dasar pemrograman
🖥️ C. Bagian-Bagian Scratch
1. Stage (Panggung)
- Tempat tampilnya animasi atau game
- Semua gerakan akan terlihat di sini
2. Sprite (Objek)
- Karakter atau benda yang bergerak
- Contoh: kucing, bola, manusia
3. Block Palette (Kumpulan Blok)
- Tempat berbagai perintah
-
Contoh blok:
- Gerakan (Motion)
- Tampilan (Looks)
- Suara (Sound)
4. Script Area (Area Kode)
- Tempat menyusun blok-blok menjadi program






0 Post a Comment:
Posting Komentar